TUGAS 2 SISTEM BERKAS
MAKALAH
ORGANISASI BERKAS
PADA MAGNETIK DISK DAN MAGNETIK
TAPE
Disusun oleh :
Nama : Adna Dea Rahma K
NIM :121051015
JURUSAN
TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS
TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT
SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND
YOGYAKARTA
2015
Bab I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalah
Kebutuhan
akan memori utama saja tidak mencukupi maka diperlukan peralatan tambahan untuk
menyimpan data yang lebih besar dan dapat dibawa kemana-mana. Tetapi dengan
semakin besarnya peralatan penyimpanan maka dengan sendirinya akan mempengaruhi
waktu pemrosesan data.
2. Rumusan Masalah
Adapun Rumusan masalah dalam makalah
ini adalah :
1.
Pengertian Magnetic Tape dan Magnetic Disk
2. Komponen pada Magnetic Disk
3.
Cara Kerja Magnetic Disk Jenis dari Magnetic Tape
4. Kelebihan dan kekurangan Magnetic Disk
5. Fungsi dan Cara Kerja dari Magnetic Tape
3. Maksud dan Tujuan
Adapun
maksud dan tujuan pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk melengkapi tugas mata kuliah Sistem Berkas
2. Mahasiswa
dapat mengetahui tentang Magnetik Tape.
3. Mahasiswa
dapat mengetahui fungsi dan cara kerja
Magnetik Tape.
Bab II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Magnetic Tape dan Magnetic Disk
Magnetic
tape adalah model pertama dari pada secondary memory. Tape ini
juga dipakai untuk alat input/output dimana informasi dimasukkan ke CPU dari
tape dan informasi diambil dari CPU lalu disimpan pada tape lainnya. Panjang tape pada umumnya 2400 feet, lebarnya 0.5 inch dan tebalnya 2 mm. Data
disimpan dalam bintik kecil yang bermagnit dan tidak tampak pada bahan plastik
yang dilapisi ferroksida. Flexible plastiknya disebut mylar. Mekanisme aksesnya
adalah tape drive. Memori
perangkat yang terdiri dari panjang tipis dilapisi plastik strip dengan oksida besi yang digunakan untuk merekam audio atau video atau sinyal komputer untuk menyimpan informasi.
Dalam
magnetic disk terdapat dua metode layout data pada disk yaitu Constant
Angular Velocity dan Multiple Soned Recording. Disk diorganisasi
(permukaan dari piringan dibagi) dalam bentuk cincin – cincin konsentris yang
disebut track atau garis yang memisahkan atar track seperti gambar
dibawah. tiap track dipisahkan oleh gap, fungsi gap adalah untuk
mencegah atau mengurangi kesalahan pembacaan atau penulisan yang disebabkan
melesetnya head atau karena interferensi medan magnet.
2.2 Komponen Magnetic Disk
Hard
disk terdiri atas beberapa komponen penting. Komponen Utamanya adalah pelat (platter) yang berfungsi sebagai penyimpan data. Pelat ini
adalah suatu cakram padat yang berbentuk bulat datar, kedua sisi permukaannya
dilapisi dengan material khusus sehingga memiliki pola-pola magnetis. Pelat ini
ditempatkan dalam suatu poros yang disebut spindle. Pelat
ini ditempatkan dalam suatu poros yang disebut spindle. untuk lebih jelasnya
lagi penjelasan dari komponen-komponen magnetic disk simak dibawah ini:
1.
Spindle
Hard disk terdiri dari spindle yang
menjadi pusat putaran dari keping-keping cakram magnetik penyimpan data.
Spindle ini berputar dengan cepat, oleh karena itu harus menggunakan high
quality bearing.
Dahulu hard disk menggunakan ball bearing namun kini hard disk sudah menggunakan fluid bearing. Dengan fluid bearing maka gaya friksi dan tingkat kebisingan dapat diminimalisir. Spindle ini yang menentukan putaran hard disk. Semakin cepat putaran rpm hard disk maka semakin cepat transfer datanya.
2.
Cakram Magnetik (Magnetic Disk)
Pada cakram magnetik inilah
dilakukan penyimpanan data pada hard disk. Cakram magnetik berbentuk plat tipis
dengan bentuk seperti CD-R. Dalam hard disk terdapat beberapa cakram
magnetik.
Hard disk yang pertama kali dibuat, terdiri dari 50 piringan cakram magnetik dengan ukuran 0.6 meter dan berputar dengan kecepatan 1.200 rpm. Saat ini kecepatan putaran hard disk sudah mencapai 10.000rpm dengan transfer data mencapai 3.0 Gbps.
3.
Read-write Head
Read-write Head adalah pengambil
data dari cakram magnetik. Head ini melayang dengan jarak yang tipis dengan
cakram magnetik. Dahulu head bersentuhan langsung dengan cakram magnetik
sehingga mengakibatkan keausan pada permukaan karena gesekan. Kini antara head
dan cakram magnetik sudah diberi jarak sehingga umur hard disk lebih lama.
Read-write head terbuat bahan yang terus mengalami perkembangan, mulai dari Ferrite head, MIG (Metal-In-Gap) head, TF (Thin Film) Head, (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, GMR (Giant Magnetoresistive) Heads dan sekarang yang digunakan adalah CMR (Colossal Magnetoresistive) Heads.
4.
Enclosure
Enclosure adalah lapisan luar
pembungkus hard disk. Enclosure berfungsi melindungi semua bagian dalam hard
disk agar tidak terkena debu, kelembaban dan hal lain yang dapat mengakibatkan
kerusakan data.
Dalam enclosure terdapat breath filter yang membuat hard
disk tidak kedap udara, hal ini bertujuan untuk membuang panas yang ada didalam
hard disk karena proses putaran spindle dan pembacaan Read-write head.
5.
Interfacing Module
Interfacing modul berupa seperangkat
rangkaian elektronik yang mengendalikan kerja bagian dalam hard disk, memproses
data dari head dan menghasilkan data yang siap dibaca oleh proses selanjutnya.
Interfacing modul yang dahulu banyak dipakai adalah sistem IDE (Integrated
Drive Electronics) dengan sistem ATA yang mempunyai koneksi 40 pin.
Teknologi terbaru dari interfacing module adalah teknologi Serial ATA (SATA). Dengan SATA maka satu hard disk ditangani oleh satu bus tersendiri didalam chipset, sehingga penanganannya menjadi lebih cepat dan efisien. hard disk SATA sekarang perlahan sudah menggantikan hard disk ATA yang makin lama mulai hilang dari pasaran.
2.3 Cara Kerja Magnetic Disk
1.
Representasi Data dan Pengalamatan
Data pada disk juga di block
seperti data pada magnetic tape. Pemanggilan sebuah block adalah banyaknya data
yang diakses pada sebuah storage device. Data dari disk dipindahkan ke sebuah
buffer pada main storage computer untuk diakses oleh sebuah program. Kemampuan
mengakses secara direct pada disk menunjukkan bahwa record tidak selalu diakses
secara sequential. Ada
2 teknik dasar untuk
pengalamatan data yang disimpan pada disk, yaitu :
1. Metode
Silinder;
Pengalamatan berdasarkan nomor
silinder, nomor permukaan dan nomor record. Semua track dari disk pack
membentuk suatu silinder. jadi bila suatu disk pack dengan 200 track
per-permukaan, maka mempunyai 200 silinder.
Bagian nomor permukaan dari
pengalamatan record menunjukkan permukaan silinder record yang disimpan. Jika ada 11
piringan, maka nomor permukaannya dari 0 – 19 (1 – 20). Pengalamatan
dari nomor record menunjukkan dimana record terletak pada track yang
ditunjukkan dengan nomor silinder dan nomor permukaan.
2. Metode
Sektor
Setiap
track dari pack dibagi ke dalam sektor-sektor. Setiap sektor adalah storage
area untuk banyaknya karakter yang tetap. Pengalamatan recordnya berdasarkan
nomor sektor, nomor track dan nomor permukaan. Nomor sektor yang diberikan oleh
disk controller menunjukkan track mana yang akan diakses dan pengalamatan
record terletak pada track yang mana.
Setiap
track pada setiap piringan mempunyai kapasitas penyimpanan yang sama, meskipun
diameter tracknya berlainan. Keseragaman kapasitas dicapai dengan penyesuaian
density yang tepat dari representasi data untuk setiap ukuran track. Keuntungan
lain pendekatan keseragaman kapasitas adalah file dapat ditempatkan pada disk
tanpa merubah lokasi nomor sektor (track atau cylinder) pada file.
2.5 Kelebihan dan Kekurangan Magnetic Disk
Media magnetik seperti disket floppy dan hard disk
mempunya sejumlah keunggulan dibanding dengan media lainnya. Penyimpanan data
pada media ini bersifat nonvolatile, artinya data yang telah disimpan tidak
akan hilang ketika komputer dimatikan. Data pada media ini dapat dibaca,
dihapus dan ditulis ulang. Keunggulan lainnya ialah, media ini mudah digunakan.
Selain memiliki keunggulan, media ini juga mempunyai kelemahan. Musuh utama dari media magnetik seperti disket floppy
dan hard disk ialah jamur dan karat. Karena jamur dan karat ini, maka daya
tahan atau umur media ini menjadi pendek. Jika dipakai secara kontinu atau
terus menerus sekitar 8 jam per hari, maka umur suatu disket floppy paling lama
1 (satu) tahun, dan umur hard disk paling lama 3 (tiga) tahun. Kelemahan lain
dari media magnetik ini ialah bentuknya yang bergaris-garis (track, sector),
sehingga kecepatan dan kapasitas simpannya termasuk rendah jika dibanding
dengan media optik.
2.6 Fungsi dan Cara Kerja dari Magnetic Tape
- Fungsi Magnetic Tape
1. untuk media penyimpanan2. untuk alat input/output
3. untuk merekam audio, video atau sinyal
- Cara Kerja Magnetic Tape
Data direkam secara digit pada media tape sebagai titik-titik magnetisasi pada lapisan ferroksida. Magnetisasi positif menyatakan 1 bit, sedangkan magnetisasi negatif menyatakan 0 bit atau sebaliknya.
Bab III
PENUTUP
KESIMPULAN
Magnetic Disk adalah suatu pirinagn bundar yang terbuat dari bahan
tertentu yaitu logam dan plastic dengan permukaan yang dapat
dimagnetasi. Organisasi data dan pemformatan
1.organisasi data pada piringan berbentuk cincin-cincin yang konsentris yang disebut track.
2.masing-masing track sama lebarnya dengan head.
3.gap yang memisahkan track bertujuan umtuk mengurangi error akibat melesetnya head.
4.data yang dismpan pada daerah yang berukuran block dikenal sebagai sektor. Terdapat10 sampai 100 sektor per track.
Karakteristik magnetic disk
1.gerakan head
• Fixed head disk terdapat sebuah head baca/tulis per track jadi ada beberapa head baca/tulis per surface. Semua head ditempatkan pada lengan memanjang ke seluruh track.
•Movable head disk hanya terdapat sebuah head baca/tulis per surface. Lengan dimana head ditempatkan dapat memanjang dan memendek untuk menuju ke salah satu track.
1.organisasi data pada piringan berbentuk cincin-cincin yang konsentris yang disebut track.
2.masing-masing track sama lebarnya dengan head.
3.gap yang memisahkan track bertujuan umtuk mengurangi error akibat melesetnya head.
4.data yang dismpan pada daerah yang berukuran block dikenal sebagai sektor. Terdapat10 sampai 100 sektor per track.
Karakteristik magnetic disk
1.gerakan head
• Fixed head disk terdapat sebuah head baca/tulis per track jadi ada beberapa head baca/tulis per surface. Semua head ditempatkan pada lengan memanjang ke seluruh track.
•Movable head disk hanya terdapat sebuah head baca/tulis per surface. Lengan dimana head ditempatkan dapat memanjang dan memendek untuk menuju ke salah satu track.
DAFTAR PUSTAKA
http://arismunandaroftkj.blogspot.com/2009/05/magnetic-tape.html
http://iinyu.blogspot.com/2012/12/magnetik-disk.html
http://daboel69.blogspot.com/2013/12/magnetic-tape.html
http://ichnurezha.wordpress.com/2012/03/24/magnetic-tape-dan-magnetic-disk/
Download File di SINI

Tidak ada komentar:
Posting Komentar