Selasa, 26 November 2013

Tugas Akhir Praktikum Sistem Operasi


Buatlah sebuah Program Shell yang didalamnya terdapat :
          1. Input-Output
          2. Perkondisian 
          3. Perulangan
          4. Case

NB:
1. Tema program --> BEBAS 
2.  Penilain program berdasarkan kompleksitas dan fleksibilitas
3. Program harus dilengkapi dengan sourcecode,penjelasan,dan screenshot program
4.  Tugas dikumpulkan dalam bentuk hardcopy
5. Tugas akhir ini digunakan sebagai syarat megikuti responsi

Jumat, 22 November 2013

Soal Tugas 3 dan 4 SMBD

Soal Tugas 3 :

Buatlah rancangan database (bentuk 3NF) untuk 3 sub sistem yang berbeda dalam sebuah organisasi yang sama.

Gambarkan diagram kerelasian antar tabel & definisikan menggunakan DBMS (tool silakan menggunakan yang paling Anda pahami/sukai).

NB : • Dikerjakan secara kelompok
        • Hasilnya diupload di BLOG masing-masing
        • Dipresentasikan mulai pertemuan 2 minggu mendatang



Soal Tugas 4 : 

Dengan menggunakan rancangan database pada Tugas 3 kembangkan program aplikasinya (tool silakan menggunakan yang paling Anda pahami/sukai).

NB : 
          • Dikerjakan secara kelompok
          • Hasilnya diupload di BLOG masing-masing
          • Dipresentasikan mulai pertemuan 4 minggu mendatang





Tugas Praktikum SMBD

Function dan Procedure

    A .     Function


Function dapat digunakan secara langsung dalam statement select, update dan delete . Hasil dari function dapat dikembalikan sebagai output. Sebuah function hanya dapat mengembalikan sebuah nilai.


       * Cara membuat Function menggunakan syntax :

            CREATE FUNCTION function_name ([func_parameter[,...]])
RETURNS type
routine_body


Function menerima parameter (func_parameter) yang didefinisikan dengan nama parameter beserta tipe datanya. Pembuatan function juga perlu pendefinisian tipe data nilai yang dikembalikan oleh fungsi menggunakan statement RETURNS. Definisi apa yang dilakukan oleh sebuah fungsi diletakkan pada routine_body diapit oleh BEGIN dan END.


  * Contoh pembuatan fungsi :

Mysql  > DELIMITER //
Mysql  > CREATE FUNCTION full_name( in_first_name VARCHAR(15), in_last_name VARCHAR(15))
-> RETURNS VARCHAR(35)
-> BEGIN
-> RETURN CONCAT(in_first_name,' ',in_last_name);
-> END//
           

  • ·         Melihat function yang telah kita buat


Function apa saja yang telah kita buat dapat kita lihat menggunakan statement show function status

Syntax : mysql> SHOW FUNCTION STATUS;

  • ·         Menghapus function


Function yang telah dibuat dapat dihapus menggunakan DROP FUNCTION nama_function.

Syntax :  mysql> DROP FUNCTION full_name;   kemudian
              mysql > show function status;



    B.     Procedure


Procedure dapat berisi statement SQL atau operasi lain yang disimpan dalam database. Sebuah procedure dapat dipanggil menggunakan statement call nama_procedure disertai parameter yang diperlukan.


  • ·         Membuat procedure


Syntax : CREATE PROCEDURE sp_name ([proc_parameter[,...]])
            

*   contoh pembuatan stored procedure :
mysql> DELIMITER //
 mysql> CREATE PROCEDURE show_employees()
            -> BEGIN
                        -> SELECT * FROM employee;
            -> END //
                  mysql> DELIMITER ;
                              mysql> CALL show_employees();



  • ·         Parameter dalam procedure


Procedure menerima parameter (proc_parameter) yang didefinisikan sebagai berikut:
proc_parameter:

Dalam parameter procedure, didefinisikan jenis parameter, yaitu IN, OUT, atau INOUT. Bila tidak dispesifikasikan saat pembuatan, maka default jenis parameter yang dipilih adalah IN.

  •     Parameter IN mengirimkan sebuah nilai ke dalam procedure. Procedure bisa saja merubah nilai parameter ini, namun perubahan tersebut tidak visibel terhadap pemanggil procedure ketika procedure tersebut selesai.


  •           Parameter OUT mengirimkan nilai dari procedure ke pemanggil. Nilai inisial dari parameter ini

adalah NULL dan nilainya visibel terhadap pemanggil.

  •         Parameter INOUT diinisialisasi oleh pemanggil, dapat dimodifikasi oleh procedure, dan perubahan nilai parameter visibel terhadap pemanggil ketika procedure selesai.








n  Parameter IN

Ø  contoh penggunaan parameter IN:

mysql> DELIMITER $$
mysql> CREATE PROCEDURE getEmployeeByCity (IN cityName      VARCHAR(255))
        -> BEGIN
        -> SELECT * FROM employee WHERE city LIKE cityName;
        -> END $$


n  Parameter OUT

Ø  contoh penggunaan parameter OUT :

mysql> DELIMITER :)
mysql> CREATE PROCEDURE getNumEmployee (OUT numEmployee INT)
        -> BEGIN
        -> SELECT COUNT(*) INTO numEmployee FROM employee;
                     -> END :)


n   Parameter INOUT

Ø  contoh penggunaan parameter INOUT:
mysql> DELIMITER ^^
mysql> CREATE PROCEDURE increase(INOUT number INT)
         -> BEGIN
         -> SET number = number + 15;
         -> END ^^

mysql> DELIMITER ;

Pada contoh di atas, kita membuat procedure increase untuk menambahkan input dengan nilai 15. Memodifikasi nilai parameter input dilakukan dengan menggunakan SET.

  • ·         Melihat procedure yang telah dibuat


Procedure yang telah kita buat dapat dilihat menggunakan statement show procedure status.

Syntax sebagai berikut :
mysql> SHOW PROCEDURE STATUS;

  • ·         Menghapus procedure


Procedure yang telah kita buat dapat dihapus menggunakan DROP PROCEDURE.

Syntax : mysql> DROP PROCEDURE increaseSalary;

Tugas 2 SMBD -- Transaksi Hotel

    A.    Tabel yang digunakan.

Untuk basis data hotel, kali ini menggunakan 3 tabel seperti berikut :


1.      Tabel Penyewa.



2.      Tabel Sewa.



3.   Tabel Sewa.

 


     B.   Bentuk Relationships

        Relasi sendiri bermaksud berguna untuk menghubungkan tabel satu dengan tabel yang lain sehingga data yang ada pada ketiga tabel tersebut saling berhubungan dan melengkapi. Berikut adalah bentuk relasi dari ketiga tabel tersebut :






Ket : 
·      ID_Penyewa ( Primary Key ) dari tabel Penyewa direlasikan dengan ID_Penyewa dari tabel Sewa.
·      ID_Kamar ( Primary Key ) dari tabel Sewa direlasikan dengan ID_Kamar (Primary key) dari tabel Kamar Hotel.



     C .    Penyusunan Query.

Berikut penyusunan query :







      D.    Input data

Untuk memulai proses database di perlukan data-data yang dibutuhkan, dan berikut input datanya :

1.      Tabel Penyewa.






2.      Tabel Kamar Hotel.






3.      Tabel Sewa.






 E. Hasil Query dari input data tabel penyewa, tabel kamar hotel, dan tabel sewa.




       F.    Hasil Form dari input data tabel penyewa, tabel kamar hotel, dan tabel sewa.





       G.    Hasil Report dari input data tabel penyewa, tabel kamar hotel, dan tabel sewa.